huhu… tiba2 hpku bergetar membangunkan aku dari tidur sore ku. ya aku beda dengan pada umunya kalo masalah tidur. yang biasanya hanya ada tidur siang ma tidur malem, kalo aku tidur pagi ma tidur sore. haha, ntah disebut apa aku ini. yang jelas hp tadi sudah membangunkanku, teringat dulu waktu kecil yang kalau negbangunin kudu di pukul ma sapu lidi ma bapak. dan sekarang di teriakin hp… yayaya, sekedar nostalgila ga jelas. itu tadi ada sms dari teman ngajak ngopi sekaligus ngambil motornya yang aku pinjem sebulan lalu. sampai sebulan pinjem, cuma aku pake sekitar 1 km doank, lantaran ban depan sobek luar dalem haha… emang apes sih. tapi untung udah aku ganti kemarin dan nanti tinggal ngembalikin sambil berangkat ngopi. ups… aku lupa kalau udah ga minum kopi, mungkin lebih tepate “nyusu” sebutannya.

langsung saja aku beranjak dari tempat tidur dan pergi mandi. udah tak aku perhatikan lagi kawan kontrakan gara-gara udah kangen banget ngbrol2 waktu begadang. haha… rindu yang aneh gini nih!!! seperti biasa, acara rutin menabung sebelum mandi salama satu batang rokok uno mild. entah kenapa hal itu jadi kebiasaanku karena aku merasa nyaman saja, dibanding nabung tanpa sebatang rokok. hanya meringis2 ekspresi tersiksa posisi jongkok sambil pegangin perut. beda kalo sambil ngisep rokok, serasa naik komedi putar haha… sikat gigi, keramas, sabun badan dan muka, dan selesai. lari ke kamar dengan selembar handuk, dan ganti di kamar tanpa pintu itu. tak perlu malu karena mungkin sama dengan lainnya. kusegerakan basa-basi rencanku nyusu ini. dan mulai kutunggangi motor jupiter kawanku yang aku pinjem itu. sedikit susah karena udah sekian hari nggak dihidupin. tapi usahaku tak sia-sia. sekitar 15 menit nggenjot stater manual sambil ngos2an di depan rumah, akhirnya motor hidup juga. segera berangkatlah kujemput ke kostannya dan nyusu di dekat kostan lamaku.

dan hal aku rindukanpun bisa ku nikmati. ngobrol hal yang nggak penting jadi penting, sampai yang penting. tapi kali ini yang menarik yakni mengenai kejadian di negeri ini beberapa waktu lalu. yap, yang di media masa bak berita wajib seminggu yang lalu. yakni mengenai bom dalam bentuk buku. awalnya menyinggung masalah yahudi juga lantaran di berita pun ahmad dani disangkut pautkan ma yahudi. ckckckck… tapi udahlah lain kali aja mbahas yahudinya. kali ini yang menarik adalah siapa yang dibalik rencana pengeboman kali ini. awalnya aku emang langsung setuju aja dengan teori yahudi, atau mengalihkan isu saja. tapi waktu kawan aku bicara ada hubungannya dengan salah seorang jendral kita di belakang ini. dan pikiranku pun langsung ke medan logika dan menemukannya.

yap!! jendral itu bisa saja benar. mengingat seorang jendral, apalagi kita punya sejarah seorang jendral yang kontroversial. namanya seorang jendral pasti punya anak buah yang setianay minta ampun, melebihi setianya pada istri mereka mungkin. jelas skil mereka pun tak bisa diremehkan, apa lagi kalo masalah sabotase belaka. dan juga sang jendral pernah jadi revans di perebutan kursi presiden waktu pemilu kemarin. kudeta mungkin saja menjadi alasan fenomena bom bentuk baru kali ini, apalagi sasarannya orang yang berpengaruh. ow hya perlu diingat, bom kali ini beda dengan bom yang sebelumnya. kali ini sasarannya lebih kepada perseorangan. mengingat dunia sekarang sedang mengalami perkembangan politik yang begitu cepat dan lebih cenerung arogan, khususnya di khawasan asia timur tengah. jika iya sungguh ini kudeta moel baru. entah kudeta sekarang masih ada atau nggak, cuma kalau iya ini dapat menjadi reverensi negeri2 lain. baru kemarin tunisia jadi referensi libya. haha…

sekarang kembali ke negeri ini. gmn??? ya atau tidak ini hanya praduga semata, dan hanya sebatas bukti logika saja. tapi jangan dikesampingkan. aku tunggu ramalan eyang jayabaya selanjutnya tentang pemimpin negeri ini. setelah ramalan nya tepat sampai presiden kita sekarang. bermula dari sorang wedokan, lalu materi, berlanjut ke pangeran kecil, trus si buta, kmudian putri presiden pertama, dan sekarang bapak malapetaka… dan kabarnya presiden selanjutnya nantilah yang memajukan negeri ini. semoga benar dan tidak menciderai eyang jayabaya… cogito ergo sum seperti yang tertulis di lengan saya… jangan bingung untuk memikirkan sesuatu. tidak ada sesuatu yang dipikirkan itu adalah sebuah pemikiran… dan ingat dunia sudah lebih tua. begitu pula waktu kita…