Ini saat barusan dimana dalam keadaan terpuruk tuk kesekian kalinya. Parahnya aku merasa keterpurukan paling berat dari sebelumnya. Hingga hampir aku putus asa menjalani sisa waktu yang diberikan Allah. Astagfirullah…!, ini jurang yang dalam, seolah aku sudah diujung jalan yang salah. Seperti itik kehilangan sang induk. Bingung seakan Tuhan tak adil, astagfirullah. Aku tak tahu mau kemana dan bagaimana.

Yap!! Ini jelas perangku antara hati yg telah dibekalkan Allah padaku sejak lahir, dengan keyakinan bahwa hidup itu kudu punya tujuan dan dg cara benar pula mencapainya. Alhamdulillah satu nasihat, pesan, atw amanat dr seorang sahabat yg aku butuh tpi benci. Dia kirim aku satu pesan pendek yg bikin aku menyesal selama ini. Dan pesan itu insyaallah bisa membuka hatiku.

:-P:-P
kemarin 22:10

belajar agama, serius kuliah nilai cumloud, jgan manja n cengeng.

Sketika aku sadar aku masih seorang bocah yang tak paham makna hidup, atw lbih tepatnya salah mengartikannya. Ternyata hidup itu perlu tujuan2 kecil demi tujuan yg besar. Serius, lupakan hal2 konyol, pantang menyerah.

Seolah telah terbuka sudah tabir kehidupan. Sekarang aku mau serius, lupakan sejenak kenyamanan, kebahagian, itu nanti masa depanku.

Ya Allah, aku mohon ampun sebesarnya, aku sekarang sadar aku sedang hina dmataMU. Aku akan serius karnamu.

TANTANGAn!!

Selogan2, kta mtivasi kan ku jadikan bahan bkar, agamaku kan jadi kendali, keberanian jadi kendaraan.

SERIUS…SERIUS…SERIUS…