Oh.. Oh.. Oh.. Kau wanita cantik
oh.. Oh.. Oh.. Neraka yang asik

sepenggal lirik lagu bang iwan fals sedikit beri nada dalam benak aku mengenai sosok spesies manusia jaman sekarang. Terutama yang aku lebih suka menyebutnya perempuan. Dari lagu diatas banyak memang benar, bukan karena keegoisan aku sebagai kaum lelaki, tapi memang kenyataan sekarang begitu. Seperti yang disuratkan Allah bahwa menjelang kiamat kaum perempuan lebih banyak ketimbang kaum laki2. Bisa dilihat ketika di sekolah dalam kelas dewasa ini, mayoritas perempuan. Dengan melihat keadaan perempuan sekarang begitu berbeda dengan dulu. Terutama dari segi falsafah, peran sbnarnya perempuan itu sendiri dalam kehidupan sudah berubah. Begitu banyak perempuan sekarang mengambil alih bentukan laki2. Mulai dari pakaian, profesi, kegemaran, bahkan tanggungjawab. Apalagi di zaman serba bebas ini, laki2 dan perempuan sama dalam smua makna kecuali lahiriah yang tersisa beda. Tak sedikit perempuan sekarang berperan layaknya “kepala rumah tangga” yang sejatinya itu disematkan bagi kaum laki2. Tanpa melihat paksaan keadaan begitu jauh kodrat perempuan sekarang dengan dulu. Keadaan yang aku maksud bisa saja si laki2 tdak mampu menjadi imam, sehingga memaksa perempuan menggantikan posisinya. Tapi kenapa keadaan bisa merubah kesejukan perempuan dulu. Jika iya ini disebut modernisasi, mengikuti perkembangan jaman, tapi kenapa meninggalkan kodrat ssungguhnya. Bahkan membanggakan perubahan itu sebagai kemajuan. Sekarang malah ada seorang perempuan memimpin sebuah negara, presidennya seorang perempuan!!. Memang di era demokrasi, dan liberal sekarang memang tak salah. Namun jika dilihat dari nilai2 moral, kebudayaan, n jiwa asli seorang perempuan terlihat bersebrangan. Belum lagi kenyataan “rendah”nya ksadaran perempuan sekarang tentang kedudukannya secara moral. Banyak perempuan kehilangan kehormatan, mengumbar aurat, brtingkah bak laki2 mulai dari ucap n tingkah laku. Sayangnya ini masih dbilang kemajuan, perkembangan jaman, dan apa sajalah istilahnya. Sekarang coba aja tanya seorang perempuan remaja mengenai cita2nya. Sudah pasti mayoritas menjawab hal yang menuju materi semata. Bukan mengecap matre kaum perempuan, tp pada kenyataan sekarang banyak perempuan bekerja. Jika mempertentangkan hal sperti ini pastilah berujung bahwa “sekarang jaman udah beda”. Tapi aku tak puas dengan itu. Ada yang aku rindukan dari perempuan dulu, yakni kodratnya. Kemudian begitu prihatin pada perempuan sekarang dalam menjalani pergaulannya. Tak perlu aku jelaskan, orang sehat pasti paham yang aku maksud. Malas sudah aku menuliskan kenyataan para remaja perempuan sekarang yang sudah teracuni setan modernisasi. DAN SEKARANG PEREMPUAN ITU SUDAH JADI WANITA DAN CEWEK… Aku rindu perempuan, sejuk, tulang rusuk laki2, n makmum bagi imam. Tapi semoga keadaan juga bisa memberi arti perempuan yg sama sekalipun tak benar2 sama. Setidaknya sadar akan kedudukannya.

Ya Allah jika perempuan sekarang ini memang sudah baik bagimu, rubahlah pandanganku tentangnya ini, tapi jika mereka buruk maka perbaikilah dengan kuasaMU… Allahu akbar, ya rahman ya rahim… Jagalah hati hamba..!!