(dari karya sebelumnya)

INDONESIA…
Tempatku lahir,
tempatku tumbuh,
tempatku berjuang,
tempatku mengemis,
tempatku menangis,
tempatku melihat kemiskinan, kebodohan, kebohongan, dan kemunafikan menjadi hidangan pelengkap untuk secangkir kopi tiap pagi.
Tempat dimana keadilan menjadi barang langka di setiap deras keringat orang melarat.
Tempat dimana kesejahteraang enggan brsahabat dengan kaum pinggiran.
Manusia kebal hukum semena mena ciptakan hukum,
berbekal jas dan dasi banyak janji tinggal janji,
demokrasi sekedar semboyan dibalik rakusnya para penguasa,
benih kejujuran tak selamanya berbuah manis, karena selalu busuk sebelum matang,
smoga cara pena ini lebih demokratis dibanding pasif…